Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label share

Tertutup Asap

Mengacu pada PP No. 04 Tahun 2001 pasal 17 dijelaskan bahwa penanggulangan kebakaran lahan tidak berlaku bagi masyarakat adat atau tradisional. Dengan demikian masyarakat adat diperbolehkan membuka lahan dengan cara membakar dengan catatan luas lahan yang dibakar tidak lebih dari 2 Ha serta tidak diperkenankan sampai membakar lahan yang bukan miliknya. Namun, sangat disayangkan terkadang banyak oknum-oknum masyarakat yang menyatakan dirinya sebagai masyarakat adat sehingga mereka membuka lahan dengan cara dibakar dan luas lahan yang dibakar lebih dari 2 Ha. Hal seperti diataslah yang kini sedang terjadi di tengah-tengah kemelutnya kebakaran hutan di Riau. Dimana di Riau banyak masyarakat yang membakar lahan dan mengatasnamakan dirinya sebagai “masyrakat adat” namun luas lahan yang dibakar lebih dari 2 Ha, seorang bisa memiliki lahan seluas 5-10 Ha, bahkan bisa sampai 100-200 Ha. Selain itu, tidak sedikit pelaku pembakaran mengaku sebagai masyarakat kecil dan melakukan pembakaran l...

Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah

Perhimpunan Penempuh Rimba Pendaki Gunung Satya Soedirman atau biasa disingkat PPRPG Satya Soedirman. Nama yang menurut saya sangat gagah. Bagaimana tidak gagah, orang-orang yang biasa menempuh rimba dan mendaki gunung selalu identic dengan orang-orang yang kuat. Di tambah dengan kata Soedirman, seorang jenderal besar bagi bangsa ini, siapa yang tidak tahu kisah perjuangan Jenderal Soedirman. Nama PPRPG Satya Soedirman ini merupakan nama yang amat sangat saya banggakan di kehidupan sehari-hari saya. Bangga karena saya adalah salah satu anggota nya. Saya anggota PPRPG Satya Soedirman angkatan 29 Banyu Karikil dengan nama lapang Lele. Saya lulus menjadi anggota setelah melewati serangkaian proses yang panjang. Memang tidak mudah menjadi bagian dari keluarga besar PPRPG Satya Soedirman. Suatu hari, sekitar seminggu yang lalu ditengah hiruk-pikuknya kegiatan di kampus, saya mendapatkan selentingan kabar yang membuat saya cukup terkejut.

Primitive Runaway (Tn. Ujung Kulon 25-29 Januari 2013) Part 6. End!

Malam ini kita semua tidur di ruang tengah rumah pak Sorhim, tapi gw engga bisa tidur karena banyak banget nyamuk yang berterbangan disekitar kita ahaha. Parah banget deh  nyamuknya. Lebih parah nyamuk di rumah Pak Sorhim daripada nyamuk yang di Karang Ranjang. Sayup-sayup gw denger Agna masih ngobrol sama pak Sorhim, dan Pak Sorhim beberapa kali mencoba nelfon supir Elf untuk angkutan kita besok pulang. Tiba-tiba sehabis pak Sorhim beres nelfon, Agna langsung masuk ke dalam rumah membawa kabar burung sialan. Kabar burung yang dibawa Agna ini sungguh sangat buruk, untuk besok itu engga akan ada angkutan yang pukul 11.00 tapi adanya yang pagi buta pukul 04.00. Gilaaaaaa, bener-bener gila. Jadi nanti subuh-subuh kita harus udah bangun dan sudah siap pulang, sedangkan anak-anak belum dikasih tau. Takutnya karena yang lain berpikir kita bakalan naik yang pukul 11.00, jadinya pada bablas aja -__- kan ga lucu juga kalo nginep sehari lagi di sini ahaha. Agna langsung menyetel ...

Primitive Runaway (Tn. Ujung Kulon 25-29 Januari 2013) Part 5

Senin, 28 Januari 2013 Hari ini, hari kita akan kembali ke peradaban lagi. Bangun sekitar jam 9 dan menikmati pagi terakhir di sini, entah kapan bisa kembali lagi ke tempat ini. Seperti biasa, rutinitas pagi ini di isi dengan ngbrol-ngobrol di halaman belakang sambil ngopi dulu sambil nunggu masakan jadi. Rencana kita bakalan jalan pulang ke Ujung Jaya itu jam 13.00. jadi masih bisa santai-santai seperti sekarang. Ga terasa waktu berjalan begitu cepat, udah jam 11.00 dan kita baru makan. Makanan kita kali ini menunya nasi sama balado kentang, agak miris juga sih menunya tapi mau gimana lagi, soalnya emang udah abis juga bahan makanan kita hahaha. Pas paraaah bahan makanan yang kita bawa. Setelah beres makan, kita beres-beres resort yang udah kita tempatin selama 2 malam ini. Kita cuci piring, nyapu dan membereskan kasur-kasur yang sudah jadi saksi dari percapakan dan candaan kami saat menjelang tidur. Resort pun telah beres dan kembali seperti semula saat kita datang. Saatnya...

Primitive Runaway (Tn. Ujung Kulon 25-29 Januari 2013) Part 4

Minggu, 27 Januari 2013 Semalem, setelah beres api unggun sama anak-anak langsung tidur semua. Rencananya hari ini kita bakalan ke pantai Cibandawoh, tapai karena pas bangun pagi itu cuacanya hujan kita jadi bakalan seharian di resort ini. Sebelumnya sempet ada option kalo kita bakalan pulang ke Ujung Jaya hari ini, tapi karena hujan juga rencana itu kami urungkan. Males banget kalo harus lewatin  track kaya kemarin pas lagi hujan. Alhasil hari ini kita gabut, segabut-gabutnya. Gw bangun tidur jam berapa yaa? gw lupa. Kalo engga  salah gw bangun sekitar jam 9an di sambut dengan suara hujan. Yaaah, hujan lumayan deras pagi ini. Bangun dan langsung cuci muka dan gosok gigi. Bingung juga ya hari ini mau ngapain, soalnya main ke pantai juga bakalan hujan. Jadi aja kita duduk-duduk di meja belakang sambil main uno. Sumpah, main Uno nya itu pakai peraturan tambahan, engga boleh menyebutkan kata “ambil, salah, satu, dan jalan” abis itu engga boleh menyebutkan warna. Jadi ...

Primitive Runaway (Tn. Ujung Kulon 25-29 Januari 2013) Part 3

Waktu semakin sore, matahari pun tenggelam di ufuk barat. Sore yang indah bersama sahabat-sahabat yang akan tetap bersama dalam satu ikatan Fahutan. Ini baru permulaan jadi sekian banyak perjalanan yang akan kami lakukan hehehe. Sore berubah menjadi senja, kami pun beranjak dari pantai menuju resort untuk mandi dan makan malam. Karena keasikan main di pantai, kita jadi kerepotan buat mandi. Soalnya kamar mandinya itu outdoor ahaha. Jadi kaya saung gitu, ada sumurnya dan terletak di pinggiran hutan. Agak serem memang tapi tetep kita harus mandi. Sunset di ujung barat pulau Jawa Karena kamar mandinya yang demikian adanya, para wanita pemberani pun memutuskan untuk mandi bersama ahaha. Mereka minta tolong sama gw dan Girin buat jagain mereka di depan saungnya. Jangan mikir yang macem-macem, gw sama Girin sama sekali engga ada niat jahat. Ini hebatnya dari sebuah perjalanan, kita saling menjaga dan engga akan pernah ada niat utnuk jahat satu dengan yang lainnya. Dan hebatny...

Primitive Runaway (Tn. Ujung Kulon 25-29 Januari 2013) Part 2

Sabtu, 26 Januari 2013 Pagi hari pun menjelang setelah semalam berjibaku melawan nyamuk dan ada beberapa kejadian yang kurang masuk akal yang bikin gw agak susah tidur. Jadi kita semua tidur di ruang tengah dan gw kebagian tidur pas ngehadap ke pintu dapur. Masa iya tiba-tiba pas gw buka mata pintu dapurnya kebuka dan nutup lagi kan aneh, tapi sudahlah. Gw bangun sekitar jam 09.00 dan anak-anak yang lain engga tau deh bangun jam berapa. Yang jelas hari ini kita sarapan cuma pake roti aja. Kita pun sarapan sambil packing barang-barang, dan tidak lupa kita semua mandi dulu biar kece dong ahaha. Pukul 10.13 kita udah siap berangkat. Pamitan sama yang ngejaga resort (lupa namanya :p) dan ambil foto dulu sebagai kenang-kenangan. Hari ini rencananya kita bakalan menuju ke Karang Ranjang. Dari resort Legon Pakis menuju Karang Ranjang sekitar 8 KM dengan kira-kira waktu tempuh 4-5 jam Resort Legon Pakis Perjalanan pun dimulai, kita jalan menyusuri jalanan utama desa. Kiri sam...

Primitive Runaway (Tn. Ujung Kulon 25-29 Januari 2013) Part 1

Prolog Suatu sore di kampus Dramaga IPB yang sedang sepi karena mahasiswanya lagi pada UAS, gw sama temen gw namanya Girin dan Tanti yang sama-sama anak Fahutan 48 duduk di tangga di gedung kuliah. Awalnya kita ngbrol macem-macem dan akhirnya sampai pada topik : mau liburan kemana kita? Sebuah topik yang memang harusnya dibahas terlebih dahulu daripada ngebahas soal-soal ujian ahaha. Kebetulan, kita punya kakak kelas yang sering banget jalan-jalan namanya Kak Lola, dia pernah cerita kalo dia pernah ke Taman Nasional Ujung Kulon. Dari kak Lola inilah kita dapet cp Pak Sorhim (siapa itu pak Sorhim? Nanti bakalan diceritain ko) Setelah sore itu, kita sempet publikasiin ke anak-anak yang lain, mungkin pada awalnya rencana ini emang engga jelas, kaya yang mau-mau, engga-engga jadi aja yang ikut cuma 7 orang. Ketujuh orang itu gw, Girin, Agna, Razi, Tanti, Ama, dan Ayu. Jumat, 25 Januari 2013 Pagi buta, jam 03.00 kami sudah terbangun. Kemarin (24 Januari 2013) kita sepakat bu...

Sekolah Rimbawan Kecil

                Halo, sudah saatnya sekarang gw bercerita tentang kegiatan-kegiatan gw seperti sebelum-sebelumnya. Oke, pertama kali nya sejak gw berhenti menulis di blog ini, cerita pertama yang mau gw share ini cerita tentang “Sekolah Rimbawan Kecil” gimana ceritanya? Di baca aja oke? Selamat membaca.                 Pada awalnya, ada sebuah musibah gempa bumi yang menimpa sebuah daerah bernama Pamijahan di Bogor. Rumah-rumah di sana banyak yang hancur bahkan roboh karena itu. Waktu itu (gw lupa tepatnya kapan), kami anak-anak Fakultas Kehutanan IPB melakukan pengumpulan bantuan untuk diserahkan kepada desa tersebut. Singkatnya, kami memberikan bantuan ke desa tersebut. Setelah berkunjung ke desa tersebut, Kak Lola (Fahutan 46) mempunyai ide untuk membangun sebuah sekolah alam untuk anak-anak di desa tersebut.         ...

The Playlist !

Musik adalah bahasa universal untuk semua manusia yang ada di dunia ini. Setuju ga? Harus setuju yaa kalo ga saya pukul loh. Ahahaha. Oke, kenapa musik di bilang bahasa universal? Ya karena musik apapun dalam bahasa apapun bisa didengar oleh siapapun asalkan suka. Gw sendiri punya beberapa lagu favorit yang pas buat naik gunung, yang pas buat basket, yang pas buat pacar, yang pas buat sendirian. Terkadang setiap lagu pasti punya kenangannya sendiri yang akan membuat orang yang mendengarnya mengeluarkan statment "wah lagu gw banget nih.". Ini nih lagu-lagu favorit gw sepanjang masa. Ahahaha check this out yoo ! Oh iya buat yang lihat lirik nya klik aja pas judul lagunya ya. Maaf banget gw ga bisa masukin link buat downloadnya, soalnya kan gw bukan pembajak coy. Kalo mau cari lagunya cari aja di 4shared, pasti ada aja (padahal mah gw males nyari nya) jadi cari sendiri aja deh ya. Udah pada gede ini aw aw. mau tau lagu apa aja yang jadi lagu-lagu favorit gw? Klik aja nih yang d...

Ayo, Naik Gunung (Tulisan ketiga dari tiga tulisan : Sesudah Pendakian)

Halo, ini merupakan tulisan terakhir dari gw yang membahas pendakian, mulai dari sebelum, saat, dan sekarang kita akan membahas sesudah pendakian. Semoga bermanfaat ya buat teman-teman # 3. SESUDAH PENDAKIAN Maksud dari sesudah pendakian ini adalah saat teman-teman udah sampe dirumah dengan selamat dan ga kurang sesuatu apapun (siapa tau naik gunung bisa bikin ilang kuping sebelah). Sesudah pendakian biasanya seseorang akan merasa lelah ada baiknya langsung istirahat di rumah seharian. Nah saat di rumah itu bisa di jadikan untuk teman-teman mengingat-ingat apa yang telah teman-teman alami saat pendakian. Untuk lebih mudah mengingatnya ada baiknya teman-teman membuat jurnal perjalanan. * Jurnal Perjalanan Jurnal perjalanan ini adalah bentuk tulisan yang teman-teman buat sendiri berdasarkan fakta-fakta pada saat pendakian. Umumnya jurnal pendakian ini mencatat jam keberangkatan, jam sampai, menggunakan alat transportasi apa, berapa harga tiketnya dan lain-lain yang menurut teman-tem...

Ayo, Naik Gunung (Tulisan kedua dari tiga tulisan : Saat Pendakian)

Sambungan dari posting sebelumnya, dimana pada posting sebelumnya kita membahas persiapan kita untuk mendaki gunung, biasa disebut dengan Manajemen Perjalanan. Perlu diingat juga nih sama teman-teman sebelum naik gunung, ada baiknya kita jogging dan jaga kesehatan serta mental kita ya. Posting kali ini akan membahas beberapa (ga semua ya) hal umum yang perlu diperhatikan saat kita mendaki gunung. # 2. Saat Pendakian * Awali dan akhiri segala bentuk kegiatan teman-teman yang lakukan pada saat pendakian dengan berdoa . Contohnya saat teman-teman akan mulai mendaki, saat makan, saat tidur, saat akan berjalan pulang. Manusia yang sombong adalah manusia yang tidak pernah berdoa pada Tuhannya. * Ikutilah segala tata tertib, prosedur yang diberlakukan oleh pihak pengelola/penjaga taman nasional gunung yang akan kita daki. Sebagai contoh : gunung Gede Pangrango tidak mengijinkan pendaki membawa peralatan mandi seperti sabun, shampo, dan pasta gigi. * Hargailah dan hormati adat istiadat se...

Ayo, Naik Gunung (Tulisan pertama dari tiga tulisan : Sebelum Pendakian)

Postingan gw kali ini cuma ingin sharing apa aja yang harus diperhatikan saat teman-teman mendaki gunung, apa yang harus dipersiapkan, apa yang ga boleh dilakukan saat pendakian, apa yang harus dikerjakan saat perjalanan sudah berakhir. Judul tulisan ini akan ada 3 bagian yang akan di posting secara terpisah (Sebelum Pendakian, Saat Pendakian, Setelah Pendakian). Semoga bisa bermanfaat ya. # 1. SEBELUM PENDAKIAN Sebelum teman-teman mendaki gunung, yang paling penting adalah Manajemen Perjalanan dan ijin dari orangtua . Kita anggap teman-teman sudah mengantongi ijin dari orangtua masing-masing. Manajemen perjalanan sendiri sangat penting, karena bisa mempengaruhi barang bawaan, persediaan makanan dan lain lainnya. Itu semua tergantung pada Manajemen Perjalanan kita. Persiapan yang matang akan membuat suasana pendakian lebih menyenangkan dibanding dengan pendakian yang sekali jadi dan tergesa-gesa. Ada sebuah prinsip yang biasa dan banyak digunakan oleh orang-orang sebelum naik gunung,...