Langsung ke konten utama

apa yang di cari dan di dapat dari naik gunung ?

mungkin pertanyaan itu suka di keluarin sama orang awam yang ga pernah naik gunung. mungkin mereka pengen tau apa sih manfaat naik gunung. . . soalnya mereka ga pernah naik gunung.
kadang, orang orang yang ga tau apa apa suka sedikit mencela tentang kegiatan ini. suka ada kata kata kaya "ih ngapain sih ke hutan, udah enak di kota" atau "ih gw mah ga mau deh bawa tas yang segede itu(carrier)" atau yang lebih parah "gila, nyari bahaya tau ga sih naik gunung tuh, cuma dapet cape doang." cape? jelas cape. naik gunung itu olahraga. dan semua olahraga tuh cape. kecuali catur kali ya.
oke, gw ga sebut pernyataan pernyataan diatas salah. itu pemikiran mereka tentang naik gunung, salah satu kegiatan yang gw suka. kalo ada orang, mau itu temen gw, orang asing atau keluarga gw sendiri yang belum pernah naik gunung nanya ke gw "ngapain sih gar naik gunung? emang dapet apa gar? " gw ga bakal pernah jawab pertanyaan itu. kenapa ? karena buat gw, arti dari naik gunung itu ga bisa di di ungkapin lewat kata kata. apa yang di dapet dari naik gunung tuh ga bisa di jelaskan gitu aja.

kalo ada orang yang nanya hal itu, gw bakal nyaranin orang itu untuk naik gunung. supaya dia bisa dapet arti untuk dirinya sendiri. dan kalo memang dia "peka" dia pasti dapet arti dari sebuah pendakian.
pernah ada orang bilang gini "ngapain sih naik gunung? ga ngehasilin duit juga." dan saat itu juga gw langsung marah marah sama dia. emang dalam hidup ini kita cuma nyari duit yah ? kaga kan ?
jadii, buat yang pengen tau  apa yang di dapat dari naik gunung, naik gunung lah. lw ga bakal bisa tau kalo lw ga pernah nyoba.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bawa Aku Pulang, Rindu! (Cerita Perjalanan Susur Pantai Sancang)

Waktu telah cepat berlalu, sudah berapa lama ga pernah nulis di blog ini. Menceritakan sebuah cerita, pemikiran ataupun apa yang gw rasakan. Entah karena gw nya yang kehabisan ide untuk menulis, entah emang karena engga ada cerita yang menarik, entah karena gw engga punya waktu untuk bercerita di sini. Sekarang gw pengen menuliskan sebuah cerita perjalanan yang baru-baru ini gw lakukan bareng-bareng sama PPRPG Satya Soedirman. Prolog Kamis, 4 Juni 2014 gw masih berkeliaran di kampus tercinta. Melakukan hal-hal yang sudah menjadi rutinitas gw sebagai mahasiswa tingkat akhir. Yaa mahasiswa tingkat akhir (Gabut parah) hehe. Siang ini gw masih ragu apakah bakalan ikut sama saudara-saudara PPRPG SS. Mereka udah ngajak dari jauh-jauh hari untuk jalan ke Pantai Sancang atau lebih dikenal dengan Leuweung Sancang. Sempet agak males ikut karena hati dan mood gw lagi kacau banget. Ada sesuatu yang membuat gw kecewa akhir-akhir ini di kampus, takutnya kepikiran dan bikin gw ga menikmati per...

Ayo, Naik Gunung (Tulisan pertama dari tiga tulisan : Sebelum Pendakian)

Postingan gw kali ini cuma ingin sharing apa aja yang harus diperhatikan saat teman-teman mendaki gunung, apa yang harus dipersiapkan, apa yang ga boleh dilakukan saat pendakian, apa yang harus dikerjakan saat perjalanan sudah berakhir. Judul tulisan ini akan ada 3 bagian yang akan di posting secara terpisah (Sebelum Pendakian, Saat Pendakian, Setelah Pendakian). Semoga bisa bermanfaat ya. # 1. SEBELUM PENDAKIAN Sebelum teman-teman mendaki gunung, yang paling penting adalah Manajemen Perjalanan dan ijin dari orangtua . Kita anggap teman-teman sudah mengantongi ijin dari orangtua masing-masing. Manajemen perjalanan sendiri sangat penting, karena bisa mempengaruhi barang bawaan, persediaan makanan dan lain lainnya. Itu semua tergantung pada Manajemen Perjalanan kita. Persiapan yang matang akan membuat suasana pendakian lebih menyenangkan dibanding dengan pendakian yang sekali jadi dan tergesa-gesa. Ada sebuah prinsip yang biasa dan banyak digunakan oleh orang-orang sebelum naik gunung,...

Senandung Pagi Dewi Anjani

Halo semua, sudah lama ternyata gw engga nulis kelanjutan cerita pas kegiatan di Lombok, tepatnya desa Sajang. Tulisan ini bukan sambungan dari cerita sebelumnya. Ini merupakan cerita kunjungan gw, Ginanjar, Kak Lola, Apel, Kang Iqbal dan Zahra ke Lombok dalam rangka jadi relawan. Jadi relawan? Mungkin beberapa orang bakalan berpikir ko baru sekarang jadi relawannya? Yaa untuk berbuat baik engga ada kata telat toh. Selain itu, kita ke sini untuk membantu mengembalikan semangat anak-anak dan petani kopi di Desa Sajang ini. Sedikit cerita, jadi tim kami ini sudah berada di Lombok dari tanggal 16 dan memulai kegiatan tanggal 17 ke Lombok Utara dan selanjutnya kegiatan kami berfokus di daerah Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Gw sendiri baru merapat ke Lombok pada tanggal 22 Oktober 2018. Oh iya tim kami ini ada Ginanjar, mahasiswa dari Jogja yang sebelumnya memang sudah jadi relawan di Lombok ini ketika gempa mengguncang. Ada juga sepasang suami istri yang sangat mengisnpir...