Langsung ke konten utama

sahabat? ya kita sahabat (tapi ga lagi)

tulisan gw yang satu ini mungkin agak kelewatan. ini bentuk kekecewaan gw sama seseorang. orang yang bilang gw adalah sahabatnya, saat sedih.

tentang sahabat. menurut gw sahabat tuh adalah orang yang bisa diajak berbagi
tapi ga cuma berbagi kesedihan doang tapi juga berbagi kebahagian.
kenapa gw bilang gitu? karena ga adil kalo lw sedih baru lw cerita ke sahabat sahabat lw, tapi pas lw seneng lw tinggalin sahabat lw dan pergi sama orang yang lw sayang atau orang yang lw suka.
itu sama aja kaya make tisu pas nangis. pas lw nangis dan meler lw pasti cari cari tisu, lw bersihin sisa nangis lw dan lw buang tisu itu.
itu yang namanya sahabat? apa salah berbagi kebahagian bersama sahabat?

lw inget pas lw ada masalah sama pacar lw ? lw sms gw, lw cerita panjang lebar sama gw
dan gw berusaha buat hibur lw. hampir tiap waktu lw sms gw pas ada masalah dari pagi sampai malem.
tapi pas lw udah ga ada masalah lw ga sms gw, bahkan lw ga bales sms gw. kalopun bales cuma sekalimat dan seperlunya.
apakah gw salah kalo gw pengen ngobrol hal lain selain masalah lw ?

gw bukan tipe orang yang pendendam, sekarang lw senang gw ga akan ganggu lw. silahkan lw jalanin hidup lw. tapi tolong pas lagi sedih nanti lw ga usah sms dan cerita ke gw.
karena lw ga pernah ngehargain gw dengan cara lw seperti itu. dengan cara sms pas butuh. maaf !

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bawa Aku Pulang, Rindu! (Cerita Perjalanan Susur Pantai Sancang)

Waktu telah cepat berlalu, sudah berapa lama ga pernah nulis di blog ini. Menceritakan sebuah cerita, pemikiran ataupun apa yang gw rasakan. Entah karena gw nya yang kehabisan ide untuk menulis, entah emang karena engga ada cerita yang menarik, entah karena gw engga punya waktu untuk bercerita di sini. Sekarang gw pengen menuliskan sebuah cerita perjalanan yang baru-baru ini gw lakukan bareng-bareng sama PPRPG Satya Soedirman. Prolog Kamis, 4 Juni 2014 gw masih berkeliaran di kampus tercinta. Melakukan hal-hal yang sudah menjadi rutinitas gw sebagai mahasiswa tingkat akhir. Yaa mahasiswa tingkat akhir (Gabut parah) hehe. Siang ini gw masih ragu apakah bakalan ikut sama saudara-saudara PPRPG SS. Mereka udah ngajak dari jauh-jauh hari untuk jalan ke Pantai Sancang atau lebih dikenal dengan Leuweung Sancang. Sempet agak males ikut karena hati dan mood gw lagi kacau banget. Ada sesuatu yang membuat gw kecewa akhir-akhir ini di kampus, takutnya kepikiran dan bikin gw ga menikmati per...

Ayo, Naik Gunung (Tulisan pertama dari tiga tulisan : Sebelum Pendakian)

Postingan gw kali ini cuma ingin sharing apa aja yang harus diperhatikan saat teman-teman mendaki gunung, apa yang harus dipersiapkan, apa yang ga boleh dilakukan saat pendakian, apa yang harus dikerjakan saat perjalanan sudah berakhir. Judul tulisan ini akan ada 3 bagian yang akan di posting secara terpisah (Sebelum Pendakian, Saat Pendakian, Setelah Pendakian). Semoga bisa bermanfaat ya. # 1. SEBELUM PENDAKIAN Sebelum teman-teman mendaki gunung, yang paling penting adalah Manajemen Perjalanan dan ijin dari orangtua . Kita anggap teman-teman sudah mengantongi ijin dari orangtua masing-masing. Manajemen perjalanan sendiri sangat penting, karena bisa mempengaruhi barang bawaan, persediaan makanan dan lain lainnya. Itu semua tergantung pada Manajemen Perjalanan kita. Persiapan yang matang akan membuat suasana pendakian lebih menyenangkan dibanding dengan pendakian yang sekali jadi dan tergesa-gesa. Ada sebuah prinsip yang biasa dan banyak digunakan oleh orang-orang sebelum naik gunung,...

Senandung Pagi Dewi Anjani

Halo semua, sudah lama ternyata gw engga nulis kelanjutan cerita pas kegiatan di Lombok, tepatnya desa Sajang. Tulisan ini bukan sambungan dari cerita sebelumnya. Ini merupakan cerita kunjungan gw, Ginanjar, Kak Lola, Apel, Kang Iqbal dan Zahra ke Lombok dalam rangka jadi relawan. Jadi relawan? Mungkin beberapa orang bakalan berpikir ko baru sekarang jadi relawannya? Yaa untuk berbuat baik engga ada kata telat toh. Selain itu, kita ke sini untuk membantu mengembalikan semangat anak-anak dan petani kopi di Desa Sajang ini. Sedikit cerita, jadi tim kami ini sudah berada di Lombok dari tanggal 16 dan memulai kegiatan tanggal 17 ke Lombok Utara dan selanjutnya kegiatan kami berfokus di daerah Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Gw sendiri baru merapat ke Lombok pada tanggal 22 Oktober 2018. Oh iya tim kami ini ada Ginanjar, mahasiswa dari Jogja yang sebelumnya memang sudah jadi relawan di Lombok ini ketika gempa mengguncang. Ada juga sepasang suami istri yang sangat mengisnpir...