Langsung ke konten utama

Nongkrong di Warung Kopi

Minggu malem, bukan malam minggu gw mendapat kesempatan yang amat sangat berharga buat gw menjalani kehidupan gw yang akan datang
Heeemmm, kesempatan apa tuh? Hayo siapa yang penasaran? Oke langsir aja.

Minggu, 6 September 2010
Jam 9 malem gw baru sampai di Larisa, tempat nongkrongnya anak anak GATOTKACA (angkatan 1 tahun diatas gw, di Smansa tiap angkatan punya nama masing masing) Kenapa gw ada di sini? Karena emang gw lebih sering aja main sama kakak kakak tercinta itu. Ahahahaha tapi hari in sedikit berbeda karena di Larisa ternyata yang datang cuma sedikit. Yang datang tuh cuma Dika (UGM), Eca (ITS), Uyung (Telkom), sama Arcky (UGM)

Singkat cerita, kita akhirnya dari Larisa pindah ke warkop. Uyng lagi pengen ngopi banget, tapi pas sampe warkop Uyung ga pese kopi ah. Dasar gebleg emang.
Ditemani lagu dari radio yang disetel sama si abang warkop kita ngobrol ke utara sampe ke selatan (ngalor ngidul). Banyak banget yang kita berlima bahas, tapi ada beberapa topik favorit gw nih yang mungkin beberapa bakal mengubah pandangan gw dan cara hidup gw

#1. Indonesia adalah negara paling kaya di dunia
berawal dari sebuah thread di kaskus, yang ternyata kami berlima pernah baca (anak kaskus semua nih gan) yaitu thread dimana menyebutkan
INDONESIA ADALAH NEGARA TERKAYA DIDUNIA. dan kami semua setuju itu memang benar adanya dan gw pribadi miris banget dengan adanya PT Freeport tetapi Indonesia masih saja tetap berada dalam kategori miskin. Andai Indonesia punya tenaga ahli untuk mengolah sendiri kekayaan alamnya ini. Dan ini juga bikin gw bertekad gw harus jadi tenaga ahli untuk bangsa gw ini


#2. Pembangunan Gedung DPR baru.
Wah, mentang mentang semua mahasiswa, semuanya jadi langsung semangat pas bahas masalah ini. Menurut Mereka kenapa uangnya ga buat betulin sekolah sekolah yang udah rusak, atau di jadikan beasiswa agar bangsa Indonesia menjadi pintar, ber-skill, dan bisa menjadi tenaga ahli untuk misalnya PT Freeport. Ngomongin pembangunan gedung baru, ga jauh dari korupsi. Dan kata Arcky dia pernah baca sebuah buku yang bilang "jika Indonesia ingin bebas dari korupsi, Indonesia harus menghilangkan satu generasi terlebih dahulu" Ini yang bikin gw sedikit merinding, apa emang segitu berakarnya ya korupsi di Indonesia?

#3. Masa Depan
Ini dia bahasan yang paling gw suka banget. Berhubung waktu tahun lalu Eca juga ngalamin sama dengan apa yang gw alamin sekarang jadi gw bisa belajar banyak dari dia. Mereka berempat thu apa yang harus gw lakuin supaya gw bisa kuliah tahun depan. dan banyak motivasi motivasi dari mereka

orang sombong ga akan pernah dapet apa apa di dunia ini
minder tuh penghalang kemajuan
hidup itu kerjakan yang ada dalam otak, jangan terlalu mendengarkan asumsi orang lain.
banyak banget deh. Karena kejadian di atas gw jadi semakin percaya kalo tempat bersosialisasi terbaik itu di warkop. Ahahahaha sedikit ekstrim sih. heeee


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bawa Aku Pulang, Rindu! (Cerita Perjalanan Susur Pantai Sancang)

Waktu telah cepat berlalu, sudah berapa lama ga pernah nulis di blog ini. Menceritakan sebuah cerita, pemikiran ataupun apa yang gw rasakan. Entah karena gw nya yang kehabisan ide untuk menulis, entah emang karena engga ada cerita yang menarik, entah karena gw engga punya waktu untuk bercerita di sini. Sekarang gw pengen menuliskan sebuah cerita perjalanan yang baru-baru ini gw lakukan bareng-bareng sama PPRPG Satya Soedirman. Prolog Kamis, 4 Juni 2014 gw masih berkeliaran di kampus tercinta. Melakukan hal-hal yang sudah menjadi rutinitas gw sebagai mahasiswa tingkat akhir. Yaa mahasiswa tingkat akhir (Gabut parah) hehe. Siang ini gw masih ragu apakah bakalan ikut sama saudara-saudara PPRPG SS. Mereka udah ngajak dari jauh-jauh hari untuk jalan ke Pantai Sancang atau lebih dikenal dengan Leuweung Sancang. Sempet agak males ikut karena hati dan mood gw lagi kacau banget. Ada sesuatu yang membuat gw kecewa akhir-akhir ini di kampus, takutnya kepikiran dan bikin gw ga menikmati per...

Ayo, Naik Gunung (Tulisan pertama dari tiga tulisan : Sebelum Pendakian)

Postingan gw kali ini cuma ingin sharing apa aja yang harus diperhatikan saat teman-teman mendaki gunung, apa yang harus dipersiapkan, apa yang ga boleh dilakukan saat pendakian, apa yang harus dikerjakan saat perjalanan sudah berakhir. Judul tulisan ini akan ada 3 bagian yang akan di posting secara terpisah (Sebelum Pendakian, Saat Pendakian, Setelah Pendakian). Semoga bisa bermanfaat ya. # 1. SEBELUM PENDAKIAN Sebelum teman-teman mendaki gunung, yang paling penting adalah Manajemen Perjalanan dan ijin dari orangtua . Kita anggap teman-teman sudah mengantongi ijin dari orangtua masing-masing. Manajemen perjalanan sendiri sangat penting, karena bisa mempengaruhi barang bawaan, persediaan makanan dan lain lainnya. Itu semua tergantung pada Manajemen Perjalanan kita. Persiapan yang matang akan membuat suasana pendakian lebih menyenangkan dibanding dengan pendakian yang sekali jadi dan tergesa-gesa. Ada sebuah prinsip yang biasa dan banyak digunakan oleh orang-orang sebelum naik gunung,...

Senandung Pagi Dewi Anjani

Halo semua, sudah lama ternyata gw engga nulis kelanjutan cerita pas kegiatan di Lombok, tepatnya desa Sajang. Tulisan ini bukan sambungan dari cerita sebelumnya. Ini merupakan cerita kunjungan gw, Ginanjar, Kak Lola, Apel, Kang Iqbal dan Zahra ke Lombok dalam rangka jadi relawan. Jadi relawan? Mungkin beberapa orang bakalan berpikir ko baru sekarang jadi relawannya? Yaa untuk berbuat baik engga ada kata telat toh. Selain itu, kita ke sini untuk membantu mengembalikan semangat anak-anak dan petani kopi di Desa Sajang ini. Sedikit cerita, jadi tim kami ini sudah berada di Lombok dari tanggal 16 dan memulai kegiatan tanggal 17 ke Lombok Utara dan selanjutnya kegiatan kami berfokus di daerah Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Gw sendiri baru merapat ke Lombok pada tanggal 22 Oktober 2018. Oh iya tim kami ini ada Ginanjar, mahasiswa dari Jogja yang sebelumnya memang sudah jadi relawan di Lombok ini ketika gempa mengguncang. Ada juga sepasang suami istri yang sangat mengisnpir...